Thursday, 24 July 2025

Heal with Colored Qi

Heal with Colored Qi🌈
✨ Did you know that Taoist wisdom uses distinct colors of Qi (energy) for targeted healing?

💙 Blue Qi soothes pain, reduces swelling and inflammation, and restores deep inner calm.

💚 Green Qi gently releases toxins and clears stagnant energy.

🤍 White Qi balances and nourishes sensitive systems.

🧡 Tangerine Qi expels waste and supports natural cycles.

💜 Luminous Violet Qi penetrates deeply to regenerate cells and awaken your highest vibrational potential.

These are living streams of energy that you can learn to channel from the Universe to heal your body, calm your mind, and even help others.

Imagine being able to:

✅ Draw these colors into your organs to purify and strengthen them.

✅ Release “sick energy” into the earth and refill with fresh cosmic Qi.

✅ Charge Sacred Qi Water for daily healing from within.

✅ Activate your palms to project healing energy into yourself and others.

💫 This is what you’ll learn in Cosmic Healing I.

🌸 Join Grandmaster Mantak Chia LIVE online, July 25–28
Over 4 immersive days, you’ll master these powerful Taoist techniques — step by step — and awaken your natural healing hands. 
Master Chia will perform live energy transmission to amplify the healing power in your hands🤲🏻

🎥 Can’t join live? Lifetime access to recordings is included, so you can return to the practices anytime.

🎁 Join Online👉🏻 https://bit.ly/3RYUMoE

Join in Tao Garden 👉🏻https://bit.ly/3EQFMWE

Notice: we recommend to know Tao Basics to fully engage these healing techniques.

🙏 Welcome and may the Qi be with you.

Wednesday, 26 February 2025

Clear Childhood Traumas from Your Organs👶👧


⠀
In Taoist wisdom, our organs are deeply connected to our emotions💫
⠀
Childhood traumas often get stored in our major organs.
⠀
🫀The heart holds onto pain and hatred, while the spleen stores mistrust.
⠀
🫁The lungs carry sadness and depression, and the kidneys
hold fear and phobias.
⠀
☘️The liver, in turn, stores anger.
⠀
Each organ is like a container for different emotions, and when we experience discomfort or malaise, it’s often a sign of our organs’ energies being out of balance⚡️
⠀
☯️In Taoist view, we believe that by understanding which emotion is linked to which organ, we can begin to release the negative energy that may have accumulated over time and clear out any trauma that keeps bothering us.
⠀
It starts with balancing the Heart energy, as Heart is the leader and the King amongst the organs❤️
⠀
By expanding the loving energy of the heart and strengthening your energetic field, you can create space for healing and transformation.
⠀
🔥If you want to clear out difficult emotions and create a stronger energetic field for protection and healing,
⠀
Welcome to the Aura Activation Online LIVE Healing Session with Energy Transmission by Master Mantak Chia
⏰9 March 13:00 Paris time / 8am New York time❤️
⠀
💌Click the link to to book your place with 25% discount until 3rd of March: https://bit.ly/3CFgsC7
⠀
This session is perfect for:
⠀
❤️Beginners who would like to discover Taoist meditations and the powerful Energy Transmissions by Grandmaster Mantak Chia
⠀
❤️Anyone who would like to connect with the Unconditional Love and Healing Energy of the Cosmos
⠀
❤️Healers, energy therapists, and massage practitioners who would like to enhance their healing abilities
⠀
❤️Anyone who wants to learn to manage negative emotions and feel better
⠀
Welcome and may the Qi be with you🙏🏻

Sunday, 30 October 2016

Apakah ada Detox Merencanakan penuh untuk Tubuh, Pikiran, dan Jiwa?

Spiritualitas memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari Anda. Jika Anda percaya pada Tuhan, Anda tahu bahwa ada hal-hal tertentu yang Anda harus dan tidak boleh dilakukan. Hidup holistik adalah mendapatkan popularitas lebih hari ini. Ini berarti bahwa seseorang harus hidup sehat dan spiritual.

Orang dengan iman yang kuat kepada Allah mungkin akan mengatakan bahwa hidup sehat bernilai apa-apa jika spiritualitas Anda berada pada titik terendah. Kedua aspek harus selalu pujian satu sama lain untuk mencapai penuh detoksifikasi tubuh.

Kebanyakan orang akan mengatakan bahwa Anda harus menjalani hidup Anda sepenuhnya, dan jadi mengapa tidak mencapai detoksifikasi tubuh penuh? Detox atau detoksifikasi adalah proses untuk menghilangkan semua racun berbahaya yang terkumpul di dalam tubuh. Tubuh, pikiran dan jiwa berjalan beriringan, mengapa? Tubuh tidak akan berfungsi (atau bahkan tidak ada) tanpa pikiran, dan roh.

Ini adalah fakta yang menyedihkan bahwa banyak orang memiliki sedikit waktu untuk merenungkan tentang aspek spiritual hidup mereka. Mereka terlalu sibuk mencari cara untuk tetap sehat, membayar tagihan, membuat lebih banyak uang, dan memenuhi tenggat waktu kerja. Ini mungkin begitu, karena orang punya pilihan. Mereka dapat dengan bebas memilih cara hidup mereka, seperti yang mereka lihat cocok.

Jika Anda ingin memulai hidup holistik, mulai dengan tubuh penuh, pikiran, dan jiwa detoks.

Tubuh memiliki cara alami sendiri detoksifikasi, tetapi jika racun terlalu banyak, itu membutuhkan bantuan. Ada banyak produk detoks yang tersedia hampir di mana saja di dunia.

Produk Detox membantu tubuh dalam proses detoksifikasi membuat Anda merasa lebih direvitalisasi dan energi. Ada juga manfaat lain dari detoksifikasi tubuh termasuk kulit yang lebih sehat dan gerakan usus normal.

Pikiran juga harus menjalani detoksifikasi. Anda harus membebaskan pikiran Anda dari semua pikiran negatif. Ada yang disebut Psychoneurimmunology yang telah ada selama bertahun-tahun sekarang dalam budaya timur; percaya bahwa pikiran dan tubuh terhubung satu sama lain.

Pasien yang menjalani pengobatan ini diajarkan bagaimana untuk fokus pikiran, dan memvisualisasikan mengalir penyembuhan energi ke organ-organ tubuh yang membutuhkan penyembuhan. Jika Anda berhasil dalam melakukan perawatan ini, proses penyembuhan dikatakan bergerak pada tingkat yang lebih cepat. Visualisasi adalah kunci untuk menyatukan pikiran dan tubuh, dan mencapai hasil. Anda hanya dapat melakukan ini jika Anda mendapatkan bantuan dari para profesional yang menjadi semacam ini pikiran detoks. Tentu saja, ada juga jenis lain dari pikiran detoks yang dapat Anda memanfaatkan. Pilih salah satu yang menurut Anda akan bekerja terbaik bagi Anda.

Spiritualitas juga merupakan salah satu aspek dalam kehidupan seseorang yang juga harus diberi perhatian yang sama. Doa adalah bentuk paling akrab menunjukkan spiritualitas. Ini adalah bagian dari hampir semua agama yang ditemukan di setiap bagian dunia.

Tidak ada didirikan ‘benar’ cara untuk berdoa. Bahkan, Anda dapat berdoa di mana saja Anda suka, posisi apapun yang Anda suka, seperti selama itu datang dari hati dan Anda memiliki iman yang mendalam untuk pencipta Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah untuk menemukan cara yang tepat untuk berdoa, salah satu yang akan bekerja terbaik bagi Anda.

Hal ini kemudian memungkinkan untuk mendapatkan penuh tubuh, pikiran, dan jiwa detoksifikasi dan ini adalah cara hanya sederhana. Mendapatkan bantuan profesional dapat sangat membantu Anda dalam mencapai hasil yang nyata dan nyata.

Posted under Detox Tubuh by admin 15.12.2014

Saturday, 20 August 2016

Pendiri Universal Healing Tao Dikembangkan Bisa Dikira Bayi atau Remaja

Kalau Anda bertemu dengan Grandmaster saya, Mantak Chia, Anda tidak akan percaya bahwa beliau sudah berusia lebih dari 80 tahun.Alasan pertama karena pada saat Anda berjabatan tangan, atau berpelukan dalam momen-moment pertemuan atau perpisahan, Anda akan kaget mencium aroma atau bau badan seorang bayi.

Benar bau badannya ialah bau badan seorang bayi. Saya tidak berani bertanya kepada master secara langsung sehingga saya tanyakan kepada Senior Instructor Walter Kellenberger.

Walter mengatakan itu karena sang Grandmaster menjaga tubuhnya jernih dan bersih dari berbagai konsumsi, pikiran, perasaan dan bahkan makaan orang dewasa, Jadi tubuhnya masih menganggap dia sebagai seorang bayi, makanya aroma tubuhnya tetap bayi.

Saya memang perlu konfirmasi ini kepadanya, atau kalau tidak kepada Grandmaster Tai Chi yang lain, tetapi paling tidak itulah yang saya dapatkan. Dari bau badannya saja Anda tidak akan percaya beliau sudah berusia 80 tahun lebih.

Hal kedua, bukan hanya bau badannya, tetapi tampak wajahnya sama saja dengan wajah seorang bayi. Silahkan ketik kata "Mantak Chia" atau "Grandmaster Mantak Chia" atau "Universal Healing Tao System" atau "Tao Garden", dan Anda akan lihat wajah beliau yang kelihatan sangat belia. Kalau bukan belia, wajahnya masih belasan tahun.

Saya juga sudah belasan kali bertemu dengan beliau, dari jarak jauh maupun jarak dekat, dalam kelas maupun di luar kelas. Memang beliau tampak masih bayi, masih remaja.

Dalam realitas kehidupan manusia dewasa, apalagi beristeri dua, dan sudah punya banyak cucu dan cicit, kita tidak percaya wajahnya masih belia. Rahasianya apa?

Saya juga telah tanyakan pertanyaan ini kepada Juta Kellenberger, partner dari Walter Kellenberger, dan jawabannya ialah "berpikirlah seperti seorang bayi", "selalu gembira", "berpikir yang sederhana dan yang real ada saat ini" . Dengan kata lain jagnan banyak menghayal, jangan punya banyak mimpi. Kalau mimpi hari ini, ya itu hanya mimpi, hidup ini yang nyata harus bergulir dan berlanjut. Jalani hidup ini sebagaimana adanya. Jalani seperti seorang anak bayi menjalani hidupnya. Ia tidur, bangun, tidak pernah mengingat mimpinya, malahan tidak membedakan mimpi dan realitas. Lapar, haus, makan, minum, lelah lalu tidur, dan bangun lagi. Kalau ada yang tertawa dia tertawa. Kalau lapar atau sakit dia menangis. Dia ada, dia ada di sini, saat ini.

Saya juga pernah baca sebuah artikel dalam bahasa Indonesia, yang menyelaskan cerita tentang seorang nenek berusia 200 tahun lebih. Ada beberapa rahasia disampaikan sang nenek untuk berusia 200 tahun lebih. Nasehat pertama ialah "Jadilah anak kecil dan jalani hidup sebagai anak kecil".

 "Jagalah agar hatimu tetap tenang, duduklah seperti kura-kura, berjalanlah dengan riang seperti merpati dan tidurlah seperti seekor anjing." http://jhonkwano.blogspot.co.id/2016/06/inilah-manusia-tertua-di-dunia-yang.html


Selain dari itu, Grandmaster Mantak Chia juga melakukan kegiatan-kegiatan fisik secara rutin, entah sendiri maupun sambil mengajar.

Ditambah lagi, makanan dan minuman Grandmaster Mantak Chia selalu yang terbaik. Semua makanan beliau tidak pernah direbus, tidak pernah kena air. (saya akan tuils artikel tentang ini nanti).

Pemahaman Orang Papua Tentang "Pikiran dan Penyakit": Kisah Pribadi

Cerita saya ini bicara tentang hubungan antara "pikiran" dan "penyakit" dalam budaya Papua, khususnya di tengah masyarakat Koteka atau Laa-Pago dan Mee-Pago, atau Pegunungan Tengah Papua. Pada suatu hari, di kampung saya, atau lebih tepat di kampung ibunda saya, di Pirime, terjadi sebuah peristiwa menarik. Waktu itu om kandung saya sakit, dan suster orang Bule yang ada di sana menyarankan "Segera diterbangkan ke RSUD Wamena." Akan tetapi si paman dari paman saya belum tiba di tempat. Karena itu mama saya katakan,
"Sabar dulu, adik saya ini omnya belum datang, mereka dua harus luruskan pikiran mereka baru kami dua sama-sama bawa dia ke Wamena'.
Bentrok logika yang luarbiasa dialami oleh si suster Bule, karena dia melihat perempuan Wamena, bagian dari zaman batu ini, yang mau dibantu oleh si Bule, tetapi ditolak, dan alasannya bukan karena barang penting terkait kesakitan. Dia hanya ingin om saya dan omnya luruskan pemikiran-pemikiran yang saling bentrok antara keduanya.

Pertanyaannya, "Kok pemikiran kedua belah pihak terhadap satu sama lain menjadi masalah yang harus diselesaikan demi kesembuhan sebelum diantar ke rumah sakit Wamena".

Cerita kedua, ayah saya seorang pimpinan gereja. Jadi setiap asat orang sakit, selalu saya diberitahu oleh ibuda saya begitu, "Nit ap andi warak me, yabu eri nawi, kat nda-nda nagon, ome aret logonu" (Artinya, kami ada pergi kerja karena ada orang sakit. Kamu jangan pergi jauh dari sini).

Yang dimaksud mama saya dalam cerita pertama tadi ialah "yabu eriyak", untuk "bekerja" dan di dalam pekerjaan itu om saya dengan omnya mengerjakan pikiran-pikrian yang saling menyalahkan atau cekcok di antara mereka. Jadi, pertama-tama, menurut filsafat orang Koteka, pikiran kita harus dibereskan sebelum kita berobat ke dokter medis.

Ini bukan hal aneh, atau hal baru bagi kami,

Orang Koteka percaya, sejak dari nenek-moyang, bahwa segala penyakit fisik yang menimpa kehidupan ini bersumber dari "pikiran" kita, apa yang kita rasakan secara tak kasak mata merupakan sumber dari semua penyakit fisik yang kita alami. Oleh karena itu untuk membawa kesembuhan fisik, kita harus pertama-tama membereskan "pemikiran-pemikiran kita" yang sekiranya menghambat aliran energi secara lancar di dalam hubungan antara kita dengan sesama, atau kita dengan lingkungan kita.

Universal Tao Health System (UHTS) mengajarkan segala sesuatu bersumber dari Chi, yaitu sebuah energi. Kehidupan ini, apa yang nampak ini, jafatraya ini, dibentuk dan ada oleh "chi", yaitu energi yang mengambil tempat, wujud dan bentuk, menempati, menggenapi, memenuhi, menghidupi segenap alam semesta yang dapat dilihat maupun tidak dapat dilihat. Chi ini-lah sumber dari segala sesuatu, baik dan tidak baik, sehat dan sakit, hidup dan mati, senang dan sedih, susah dan mudah, gembira dan dukacita, semuanya bersumber kepada chi.

Dengan pemikiran ini,maka sakti penyakit yang kita alami juga bersumber dari pemikiran-pemikiran kita, apa yang ada di dalam benak kita, apa yang kita simpan dalam memori kita. Oleh karena itu, untuk mendatangkan kesembuhan bagi tubuh kita maka kita harus menguras keluar, membuang dan mendaur-ulang dan mengolah pemikiran-pemikiran yang ada menjadi "berimbang" antara positif dan negatif, sehingga menghasilkan keseimbangan dalam tubuh, dan keseimbangan itu akan mendatangkan kesembuhan, sukacita, dan kehidupan.

Kalau saya bandingkan kedua pemikiran ini, yang satu menunjukkan konsep pemikiran yang logis dan sederhana, yang lainnya memberikan contoh konkrit yang mudah kita praktekkan dalam kehidupan kita.

Pada saat kita sakit, atau lemas, atau merasa badan tidak enak, mari kita pertama-tama memeriksa pemikiran kita secara pribadi, terhadpa diri kita, terhadap diri sesama kita di sekeliling kita, dan mari kita bereskan semua pemikiran-pemikiran yang tidak baik, mengolabnya menjadi positif, menjadi sumber kekuatan, dan menjadi sumber semangat.

Rumus yang digunakan dalam UHTS yang telah saya Jhon Yonathan Kwano belajar ialalh lewat Inner Smile dan Six Healint Sounds. Rumus dalam Masyarakat Adat Koteka ialah membicarakan, mendiskusikan, mengekspresikan dan bertukar maaf dan sapa.

Monday, 18 May 2015

Universal Healing Tao Menurut Pemahaman Sekilas Jhon Kwano

Universal Healing Tao System (disingkat UHTS) dibangun oleh Grandmaster Mantak Chia, seorang Tokoh Taoisme modern bermarkas pusat di Chiang Mai Thailand. Tujuan utama pendirian Tao Garden, yaitu pusat pelatihan UHTS ialah untuk memperkenalkan dan mengajarkan praktek-praktek Tao yang membawa kesembuhan bagi tubuh jasmani dan rohani manusia.

UHTS berisi praktek-praktek, hampir tidak ada teori di dalamnya. Teori hanya dijelaskan dalam rangka menjelaskan praktek, terutama tujuan dari praktek dimaksud.

Teori-teori kebanyakan diambil dari praktek Tao kemudian dihubungkan dengan teori barat yang mengetengahkan rasionalisasi dari pratek yang diajarkan Tao.

Menurut pemahaman Jhon Kwano, orang pertama dari Melanesia yang telah tersertifikasi untuk mengajarkan Praktek Dasar dari UHTS Jhon Kwano juga hingga pada Februari 2015 merupakan orang pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi dimaksud. Menang sudah ada praktisi UHTS di Jakarta dan Bali, akan tetapi Jhon Kwano kali ini menerima sertifikasi untuk mengajarkan Six Healing Sounds, Inner Smile dan Microcosmic Orbit, yaitu tiga praktek dasar yang membantu manusia menemukan dirinya dan menemukan Tuhannya.

Menemukan dirinya secara sejati sebagai seorang manusia yang ber-jiwa, ber-tubuh dan ber-roh, dan belajar cara-cara yang telah lama diturunkan oleh para grandmaster Tao untuk memelihara jiwa dan rohani, yang dampaknya kepada memelihara tubuh secara fisik. Dengan meminjam istilah Harv Eker, bahwa apa yang nampak di permukaan dari sebuah pohon ditentukan oleh akar yang ada di dalam tanah. Apa yang ada dalam kehidupan manusia secara fisik ditentukan oleh jiwa dan roh. UHTS mengajarkan cara mencari keseimbangan emosi, yang membantu pertumbuhan dan pendewasaan jiwa dan roh (spirit body & sould body).

Dengan praktek-praktek yang ada di dalam UHTS, yang jumlahnya ribuan itu, manusia akan mencapai kematangan, kesehatan dan kemantapan secara fisik, rohani dan mental. Demikian pemahanan singkat dari Jhon Kwano tentang UHTS.

Bagi yang tertarik, silahkan kontak ke: jykwano@yahoo.com atau info@pas.coffee

Friday, 22 August 2014

Mengapa Sarang Semut Begitu Berkhasiat?

Beberapa peneliti berusaha mengungkapkan ada apa dibalik khasiat luar biasa dari Sarang Semut. Dari hasil penelitian itu ditemukan beberapa senyawa aktif yang mampu meredam berbagai penyakit.
Dr. M. Ahkan Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut itu adalah Flavonoid, Tanin, dan Poliefenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.
Selain itu dalam Sarang Semut juga ditemukan kandungan bermanfaat lainnya, seperti Tokoferol, Magnesium, Kalsium, Besi, Fosfor, Natrium, dan Seng. Berikut adalah keterangan singkat beberapa zat aktif bermanfaat yang terkandung dalam Sarang Semut:
  •  Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik.
Dalam banyak kasus, flavonoid dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan menggangu fungsi dari mikroorganisme seperti bakteri atau virus. Fungsi
flavonoid sebagai anti virus telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk virus HIV /AIDS dan virus herpes.
Selain itu, flavonoid juga dilaporkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain seperi asma, katarak, diabetes, encok/rematik, migren, wasir, dan perionditis (radang, jaringan ikat penyangga akar gigi).
Penelitian-penelitian mutakhir telah mengungkap fungsi-fungsi lain dari flavonoid, tidak saja untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker. Banyak mekanisme kerja dari flavonoid yang sudah terungkap, misalnya inaktivasi karsinogen, antiprofilisasi, penghambatan siklus sel, induksi apaoptosis, diferensiasi, inhibisi angiogenesis, serta pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.
Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobtan berbagai jenis kanker atau tumor, TBC, dan encok/rematik diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoid Sarang Semut .
  • Tanin merupakan astrigen yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih dalam tubuh. Dalam bidang pengobatan Tanin digunakan untuk mengobati diare, hemostatik (menghentikan pendarahan), dan wasir. Karena itu kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan, misalnya untuk pengobatan ambeien (wasir) dan mimisan diduga kuat berkaitan dengan kandungan zat ini.
  • Polifenol adalah asam fenolik dan flavonoid. Polifenol banyak ditemukan dalam buah-buahan, sayuran serta biji-bijian. Rata-rata manusia bisa mengonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23 mg. Khasiat dari polifenol adalah anti mikroba dan menurunkan kadar gula darah. Asam fenolik merupakan kelas dari antioksidan atau senyawa yang menghilangkan radikal bebas. Molekul yang tidak stabil ini adalah produksi dari metabolisme normal yang menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan perubahan pada DNA yang dapat menimbulkan kanker dan penyakit lain.
  • Tokoferol (vitamin E) sekitar 313 ppm. Ananlisis antioksidan dari estrak kasar tumbuhan Sarang Semut menunjukkan bahwa estrak tersebut memiliki aktivitas antioksidan sedang, yaitu diperoleh nilai IC 50 sebesar 48,6 ppm. Sementara alfa-tokoferol yang merupakan antioksidan kuat dengan nilai IC 50 diperoleh angka sebesar 5,1 ppm. IC50 merupakan konsentrasi dari antioksidan yang dapat meredam atau menghambat 50% radikal bebas. Semakin kecil nilai IC50 dari suatu antioksidan maka semakin kuat antioksidan tersebut.
Alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas sebanyak 96% dan persentase inhibisi ini tetap konstan untuk konsentrasi-konsentrasi yang lebih tinggi dari 12 ppm. Hasil penelitian ini mempunyai makna bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi rendah pun telah memiliki aktivitas peredam radikal bebas hingga mendekati 100%.
  • Magnesium memiliki peranan dalam fungsi tulang, hati, otot, transfer air intraseluler, keseimbangan basa, dan aktivitas neuromuseluler. Fungsi-fungsi mineral tersebut dapat
menjelaskan beberapa khasiat lain dari Sarang Semut , misalnya, khasiat dalam membantu mengatasi berbagai macam penyakit/gangguan jantung, melancarkan
·  peredaran darah, mengobati migren, gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh, serta memulihkan gairah seksual.
  • Kalsium berfungsi dalam kerja jantung, implus saraf, dan pembekuan darah. 
  •  Besi berfungsi dalam pembentukan hemoglobin, transporoksigen, aktivor enzim. 
  • Fosfor berfungsi dalam penyerapan kalsium dan produksi energi. 
  •  Natrium memilki peranan dalam keseimbangan elektrolit, volume cairan tubuh, dan implus saraf, dan kesimbangan asam-basa. 
  •  Seng memiliki fungsi dalam sintesis protein fungsi seksual, penyimpanan insulin, metabolisme karbohidrat, dan penyembuhan luka.
Selain itu dalam penelitiannya Dr. M. Ahkan Subroto melihat adanya penghambatan aktivitas enzim xanthine oxidase oleh estrak Sarang Semut, hal ini menunjukkan bahwa estrak Sarang Semut setera dengan aktivitas allopurinol, obat kimia komersial yang digunakan untuk
pengobatan asam urat. Namun, bila dampak dari allopurinol bisa meningkatkan kadar kreatin hingga merusak ginjal, maka Sarang Semut selain menurunkan asam urat juga akan memperbaiki fungsi ginjal.
"Dengan adanya bukti empiris ini Sarang Semut merupakan sumber baru obat. Banyak senyawa baru yang belum diketahui (jenisnya) dengan aktivitas tinggi." - Dr Muhammad Ahkam Subrat, Peneliti Sarang Semut.
Dan tidak menutup kemungkinan masih akan ditemukannya senyawa-senyawa aktif lainnya yang belum terungkap dari Sarang Semut, yang menjelaskan ada apa dibalik semua khasiat luar biasa dari Sarang Semut yang membantu kesembuhan begitu banyak orang dari berbagai penyakit.

Saturday, 5 July 2014

TEH SARANG SEMUT: Kandungan Sarang Semut

TEH SARANG SEMUT: Kandungan Sarang Semut: Uji penapisan kimia dari tumbuhan Sarang Semut menunjukkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa-senyawa kimia dari golongan flavonoid...

Monday, 26 August 2013

Chi Self Massage in Malay Version

Currently I have just completed the first draft of the book "Chi Self-Massage" by my Grand Master Mantak Chia into Malay version (Indonesian language). I am going to translate more in the coming years.

I have applied to Master Mantak Chia's sales and marketing department for giving me permission to do the translation but after almost two years now I never received any reply either via my email or via my mail address. I am still waiting, but I thought I have to just go ahead translating these books while waiting for their reply. I also thought I need to write a second letter requesting the same thing. But I will ask directly to My Master when I see him this year (2013).

Papua Tao Follows the Teachings and Practices of Grand Master Mantak Chia, Chiang Mai, Thailand

I first met Grand Master Mantak Chia in late 2012, and since then I knew a lot more about what we already know in our culture in Papua. Most of the knowledge are kept very secretly by what we call "elders" and "wisemen" in our culture, but here at Universal Tao Centre in Chiang Mai, Thailand, Gran Master Chia opens everything to us, or particularly me.

The concepts and ideas like "You must wake up early morning, very early before the sun comes up", "Just calm down and do not talk a lot, but concentrate on what is coming out in your mind and talk to it, direct it and make it change the course, ...", "When you focus your attention more, deal with it, control it, direct it. then you can finally do whatever you want with your mind power."

My elders also spend hours, days, weeks, and even years in the jungle, without us knowing where they have gone, what they were doing, and when they were coming back. Sometimes they come out exactly in the same condition as they went into the jungle, as if they just went into the bush some minutes ago. Others come out as totally different persons. I did not know "What a hell they were doing" but now I am aware about what is actually happening out there, in the deep forests.

Grand Master Mantak Chia is the Only Tao Master I know that has successfully set up a centre that can en-bridge and transfer the knowledge of Taoism and its practices for the benefit of human beings, the planet Earth and the universe. I personally understand more about myself, about the world around me and about the universe now.